
Boards Of Gereja Injili Di Indonesia
Jemaat Apostolos Dekai
________
E-mail us or talk to us toll free
GEREJE INJILI DI INDONESIA (GIDI)
Terdaftar sebagai Gereja: Surat Depag RI No.382 / 175 / 76
Terdaftar ulang No. F.Kep 43 / 642 / 89 / Akte No. 15 tgl 06-02/ 1989
WILAYAH YAHUKIMO
KLASIS YAMIN KORUPUN
BADAN PENGURUS JEMAAT ELSHADAY MALDOUA
PANITI PEMBANGUNAN FISIK GEDUNG GEREJA JEMAAT ELSHADAY 2017
Alamat: P.O.Box 244, Pos RBMU International Korupun, Dogobun Yahukimo Papua-INDONESIA Kode Pos 99509
PROJECT PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN DANA (BIAYA) GUNA
MENUNJANG RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA JEMAAT ELSHADAY MALDOUA TH 2017
DI SAMPAIKAN OLEH
PANITIA PEMBANGUNAN FISIK GEDUNG GEREJA
JEMAAT ELSHADAY MALDOUA KORUPUN
ILA, APRIL 2017
PROYEK PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN DANA (BIAYA)
PEMBANGUNAN GEREJA JEMAAT ELSHADAY MALDOUA KORUPUN
BAB. I
P E N D A H U L U A N
- Latar Belakang
Tujuan pembangunan Nasional yang sesungguhnya adalah membangun manusia Indonesia seutuhnya melalui pola pelayanan dan pembinaan agar didalam mengembangkan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota tubuh Kristus mengambil bagian dalam pelayanan untuk mewujudkan amanat Agung Tuhan Yesus Kristus, bahwa melalui program pelayanannya dapat menjadikan umat Tuhan menjadi murid Kristus, maka kualitas dan pertumbuhan iman termasuk perkembangan gereja menuju kemajuan dan perubahan arah berpikir dan pelayanan dapat dituangkan sebuah konsep panggilan misi dalam sebuah ideology yang mengakar agar melayani, mengkali, mengembangkan, membina dan mengkaderkan setiap umat Tuhan yang ada di Jemaat Elshaday Maldoua, Klasis Yamin Korupun melalui peran kepemimpinan untuk menjadi corong bagi perubahan, kemajuan dan perkembangan didalam pelayanan hendaknya berada pada tanggung jawab dan kualitas kepemimpinan agar dapat membina dan memberikan motivasi yang kuat didalam menjalankan tugas panggilan untuk keselamatan umat manusia menjadi milik kepunyaan Kristus adalah sebuah hakekat yang diperjuangkan bersama oleh para penerus gereja mengembangkan konsep pembinaan yang lebih terfokus pada pembentukan sikap dan karakter melalui, pelayanan dan panggilan misi, pelatihan, pembinaan dan kaderisasi kepemimpinan agar mempersiapkan pemimpin yang bermoral baik dan berkualitas dalam pembinaan Jemaat akan membawah pengaruh dan perubahan pada pertumbuhan gereja dan pelayanan, karena masalah pertumbuhan, kemajuan dan perkembangan pelayanan ditentukan oleh peran pemimpin dan umat dalam rangka ikut menentukan dan menopang program kerja dan semua tingkatan pelayanan, baik ditingkat Jemaat Umum, unsur – unsur Sekolah Minggu, Kaum Wanita, Pemuda, Kaum Bapa, maupun setiap Unsur atau Komisi dapat dijalankan sesuai dengan Visi dan Misi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), yaitu ; Dalam sejarah perjalanan bangsa-bagsa bahwa sebuah perjuangan dalam tugas dan tanggung jawab gereja diawali oleh semangat dan dukungan dari seluruh jemaat, maka itu peran kepemimpinan dan pembinaan Jemaat dapat menampilkan kapasitasnya sebagai gereja yang bertumbuh mandiri serta memberikan sebuah pelayanan yang berkualitas sebagai betuk dari pada upaya pengembangan Visi Gereja.
Tujuan tersebut diatas dapat dicapai melalui berbagai upaya yang dilakukan bersama oleh para pengurus Jemaat bersama seluruh anggota Jemaat Elshaday Maldoua Korupun untuk melaksanakan pelayanan dan program kerja melalui tingkat pendekatan dan pola bertanggung jawaban pada semua tingkatan kerja unsur dalam struktur Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), maka dalam pelayanannya berwawasan pada tingkat pembinaan anggota dan seluruh jemaat, maka perlu adanya kerjasama badan pngurus, anggota dan seluruh Jemaat yang ada dibawah Jemaat Elshaday Maldoua Korupun dapat bergandengan tangan mewujudkan Visi menuju pertumbuhan jemaat dan gereja menjadi dewasa
Gereja GIDI Jemaat Elshaday Maldoua Klasis Yamin Korupun sebagai pusat pelayanan dan pengembangan Visi dan Misi Gereja Injili Di Indonesia melalui pengembangan program kerja dan strategi pelayanan yang langsung bersasaran pada pengembangan dan pembinaan jemaat melalui pendekatan misi, pelayanan pastoral, pembangunan fisik sebagai fasilitas dan sarana pendukung program pelayanan, kaderisasi kepemengmimpinan gereja, pembinaan dan pelatihan, kemitraan serta doa sebagai upaya dukungan bagi pelaksanaan kegiatan dan program kerja .
Dalam rangka pentingnya gereja mengembangkan rencana pelayanan yang lebih efektif kedepan, maka Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Jemaat Elshaday Maldoua Korupun dalam pelaksanaan program kerja dan pelayanan-Nya dapat didukung oleh Sarana Beribadatan yang memadai sebagai Sarana dan prasarana penunjang pelayanan, dengan adanya Sarana Beribadatan (Gedung Gereja) yang permanent dapat mendukung segala program prioritas dan semua tingkatan pelayanan di tingkat Jemaat dapat dijalankan dengan baik, pengadaan Gedung Gereja sebagai upaya dari pusat sentralisasi pelayanan melalui dukungan Sarana dan Prasarana, Sistem Administrasi yang mutu dan akuntabilitas serta dapat membahas, mengevaluasi, menyusun dan menetapkan berbagai program pelayanan untuk dapat mengadakan segala bentuk adminitrasi organisasi jemaat sesuai dengan harapan dan cita – cita yang sedang diidamkan bersama oleh seluruh anggota jemaat sebagai dukungan doa atas semua program kerja dan semua tingkatan pelayanan Jemaat, maka pengurus Jemaat bersama seluruh anggota jemaat menetapkan beberapa program prioritas salah satunya adalah rencana pembangunan Gedung Gereja yang permanen sebagai program prioritas pembangunan sarana dan prasarana, mengingat selama beberapa decade ini Jemaat Elshaday Korupun telah membangun gedung gereja dan masih melakukan Aktifitas pelayanan gereja dan persekutuan, Berdasarkan pada Hasil Keputusan Rapat Tahunan Jemaat di Maldoua Korupun pada tanggal, 09 Januari 2017, bahwa tujuan pembinaan jemaat menjadi s’gala prioritas dari rencana pembangunan gedung Gereja (Sarana Beribadatan) yang permanen agar dengan memiliki gedung permanen dapat mendukung dan menjalankan segala pelayanan dan program kerja dengan baik dan dapat mempertanggungkan semua tingkatan pelayanan pada Jemaat, Gembala Daerah maupun Badan Pengurus Harian Klasis Yamin Korupun dengan memperhatikan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gereja Injili Di Indonesia (GIDI).
Dalam rangka upaya rencana pembangunan Gedung Gereja Jemaat yang permanen dengan memiliki fasilitas yang memadai, maka Badan Pengurus Jemaat telah membentuk Panitia Pembangunan Fisik gedung Gereja GIDI Jemaat Elshaday Maldoua, pada tangga; 09 Januari 2017 di Korupun dan memberi kewenangan dalam hal tugas kepanitiaan yang ditetapkan dengan surat keputusan, maka berbagai upaya yang dilakukan bersama Badan Pengurus dan Panitia pembangunan adalah melakukan upaya-upaya penggalangan dana melalui aksi sumbangan yang dilakukan ditingkat jemaat, maupun Badan pengurus dan Panitia melakukan upaya mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah maupun berbagai donator yang bersifat peduli dalam pelayanan, maka itu dalam rencana pembangunan gedung gereja, kami sangat mengharapkan berbagai kontribusi/dukungan dan uluran Tangan dari Bapak/Ibu saudara/I demi menopang Pelayanan dan pekerjaan Tuhan yang akan dikerjakan dalam bentuk pembangunan fisik Gereja Jemaat Elshaday.
Untuk itu berbagai kegiatan (Program) maupun upaya cari dana yang dilaksanakan oleh Badan Pengurus bersama Panitia, kami turut memohon dukungan dari semua pihak dalam bentuk dukungan moriil maupun material sebagai suatu langkah tepat dalam rangka menopang kegiatan pembangunan Gereja adalah merupakan kerja sama dari sebuah strategi pengembangan dan dukungan moriil terhadap pola pelayanan melalui koordinasi dan kerja sama didalam membangun dan membawah umat Tuhan kepada Yesus adalah motivasi dari kerjasama tersebut adalah :
- Membangun hubungan kerja sama dalam hal ikut mendukung semua bentuk kegiatan yang diupayakan oleh Panitia bersama badan pengurus dalam rangka persiapan rencana pembangunan Gereja.
- Menopang pelayanan sebagai bentuk realisasi dari dukungan terhadap pelayanan
- Memberikan tanggung jawab dalam mengembangkan beban gereja dalam pelayanan
- Mendapatkan dukungan dan berbagai kontribusi agar tetap semangat untuk segera dapat membangun gedung gereja yang permanen, agar semua program dapat dijalankan dengan baik sesuai dengan Visi dan Misi yang dapat diperjuangkan.
- Mempertanggung jawabkan atas segala bentuk dukungan dan bantuan bagi pelayanan.
Pentingnya tujuan dari pada rencana pembangunan Gedung Gereja adalah menjalin hubungan kerja sama antara Gembala dan pengurus jemaat seluruh anggota jemaat melalui dukungan terhadap pelayanan dan kegiatan untuk memperkokoh hubungan kerjasama dalam pelayanan agar dengan satu visi dapat mewujudkan tujuan pelayanan, program dan arah kebijakan gereja terhadap pembangunan sarana dan prasarana agar dapat mendukung pelayanan untuk mendorong umat Tuhan ikut partisipasi aktif diberbagai program pelayanan. Berbagai harapan yang dituangkan dalam rencana pembangunan gereja ini adalah agar dengan dukungan dan bantuan dapat memiliki tempat Ibadah yang permanen, agar melalui operasionalnya Badan pengurus dapat menghimpun berbagai hal-hal yang berhubungan dengan pelayanan dapat diakomodir, dibahas, dievaluasi serta seluruh Badan pengurus dan
seluruh anggota Jemaat dapat duduk bersama-sama membahas dan menetapkan segala program pelayanan, Dengan Memiliki Gedung Ibadah yang permanen Jemaat Elshaday Maldoua Korupun dalam kapasitas organisasinya dijadikan sebagai Pusat informasi Pelayanan, Media, Pusat pembinaan Misi, Doa, maupun sebagai titik central dari Pengembangan Visi dan Misi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), maka itu kami selaku Panitia pembangunan bersama Badan Pengurus dan seluruh anggota jemaat mengharapkan berbagai dukungan dan kontribusi maupun bantuan dana dalam rangka ikut menopang renacana pembangunan agar pembangunan Gedung Gereja Jemaat Elshaday Maldoua akan dibangun hingga selesai dalam waktu yang ditentukan bersama dan berkeinginan memiliki gedung Ibadah yang permanen menjadi sebuah harapan yang dapat diperjuangan bersama Panitia dan Badan Pengurus serta seluruh anggota jemaat selama ini masih dalam pergumulan.
- Maksud & Tujuan Kegiatan
- Maksud
Maksud besar dari pada Rencana Pembangunan Gedung Gereja Jemaat Elshaday Maldoua Korupun adalah :
a) Agar melalui Adanya dukungan terhadap pembangunan sarana dan prasarana dapat mendukung pelaksanaan segala program pelayanan dengan baik.
b) Pembuatan proposal ini disusun dengan maksud agar mendapatkan dana (Biaya) Pembangunan Gedung Ibadah yang permanen dan dilengkapi dengan fasilitas kerja yang memadai.
- Tujuan
Berdasarkan latar-belakang diatas bahwa rencana pembangunan Gereja Jemaat Elshaday Maldoua Korupun berdasarkan hasil keputusan Rapat Jemaat Elshaday Maldoua di Korupun pada tanggal, 09 Januari 2017, maka Jemaat Elshaday Maldoua dalam pelayanan dan program kerjanya telah memutuskan untuk membangun gedung Gereja (Tempat Ibadah) yang permanen, Maka tujuan rencana pembangunan adalah sebagai berikut :
a) Dapat membangun koordinasi dan komunikasi dalam pelayanan agar dapat meningkatkan hubungan kerja sama seluruh badan pengurus , Panitia dan anggota Jemaat agar bersama-sama mendukung rencana pembangunan melalui upaya – upaya penggalangan dana
b) Agar melalui dukungannya dapat membangun dan memiliki Gereja yang permanen sebagai pusat pelayanan dan pembinaan Jemaat.
c) Dapat meningkatkan kaderisasi dan kualitas kepemimpinan dalam gereja menjadi fokus pengembangan peran dalam organisasi dan pelayanan.
d) Agar memiliki Sarana dan Prasarana serta fasilitas yang dapat memadai
e) Dapat menetapkan dan melaksanakan berbagai program kerja
f) Dapat membina anggota dan jemaat untuk mengembangkan perannya dalam rangka pelaksanaan program bagi pengembangan pelayanan di tingkat Jemaat
- Sasaran Pembangunan Gedung Gereja Yang Permanen
Dalam mewujudkan rencana strategi pengembangan dan pembinaan terhadap kualitas kepemimpinan dalam gereja yang berkualitas , maka program kerja Panitia adalah sebuah harapan dari fokus pembangunan Gereja dimaksudkan agar melalui partisipasinya dapat memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan dengan kontribusinya bersasaran langsung pada :
- Dukungannya dapat Memberikan petunjuk terhadap fungsi kepemimpinan dalam organisasi
- Ikut meningkatkan terhadap Pola pelayanan dan pengembangan jemaat dengan memperhatikan pada petunjuk pelaksanaan pelayanan.
- Membangun sebuah basis pelayanan dan kemitraan agar melalui fungsi organisasi dapat mengembangkan visi dan misi untuk mendukung dan menopang Visi da Misi gereja merupakan sebuah tujuan dan prioritas pengembangan pelayanan.
- Lingkup Rencana Pembangunan adalah dengan sasaran pada :
a) Mendukung seluruh Pelayanan unsur Badan pengurus, Sekolah Minggu, Anak dan Remaja, Pemuda, Pengembangan Ekonomi Jemaat, Kaum Wanita, dan Penginjilan dan seluruh Jemaat yang ada dibawah Pelayanan Jemaat Elshaday Maldoua Korupun.
b) Pembangunan Gedung Gereja yang permanen dan pengadaan fasilitas yang dapat memadai sebagai sarana pendukung program kerja dan pelayanan`
c) Gereja menjadi mitra pemerintah dapat mendukung segala program yang berkaitan dengan pembangunan dibidang kerohanian atau pengembangan iman jemaat, serta membina moralitas dan karakter kearah pertumbuhan dan pengembangan gereja.
d) Pembangunan Gedung Gereja sebagai pusat pembinaan dan pelayanan Anggota Badan Pengurus, Jemaat, Kaum Wanita, Pemuda, Sekolah Minggu/ Remaja, dapat melaksanakan amat Agung Tuhan Yesus Kristus bagi seluruh anggota Gereja Injili Di Indonesia
- Hasil Yang Hendak dicapai
Hasil yang hendak dicapai melalui Rencana Pembangunan Gedung Ibadah (Gereja) dalam rencana mencapai tujuan pengembangan Visi dan Misi organisasi Gereja Injili Di Indonesia adalah :
- Memiliki gereja yang permanen Sebagai pusat pengembangan sarana dan prasarana dalam rangka membina anggota Jemaat dalam mengembangkan pelayanan.
- Dengan adanya Gedung Gereja yang permanen dapat mengadakan pembinaan dan pelatihan serta turut mengembangkan segala program pelayanan gereja yang sasarannya pada seluruh Umat Tuhan dalam rangka mencapai Visi dan Misi serta Tujuan Gereja Injili Di Indonesia.
- Melalui perencaan strategi dan pelaksanaan program kerja dapat mencapai Visi yang dicita-citakan yaitu menjadikan anggota Jemaat menjadi umat Allah.
- Dapat dijadikan sebagai pusat kerjasama dalam rangka membina dan mendukung pelayanan di seluruh program Jemaat yang ada di Elshaday Maldoua Korupun.
- Mengembangkan peran organisasi kearah pemahaman visi gereja dalam rangka mengembangkan organisasi sesuai dengan Anggarann Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gereja Injili Di Indonesia yang pelaksanaanya membawah umat kepada Yesus.
- Agar seluruh badan pengurus dan Jemaat dapat mengetahui fungsi dan peran kepmimpinan dalam pelayanan semua tingkatan.
- Terbangunya suatu struktur organisasi yang padu (Solid) yang tercermin pada pelaksanaan fungsi-fungsi dalam struktur Gereja Injili Di Indonesia.
- Mengorganisir segala bentuk kegiatan dan program Pelayanan Jemaat Elshaday Maldoua
BAB.II
PROFILE PEMBANGUNAN FISIK
- Nama Kegiatan :“PEMBANGUNAN FISIK GEDUNG IBADAH JEMAAT ELSHADAY“
- Bentuk Kegiatan : 1. Persiapan dan Upaya Pengadaan Bahan Bangunan
2. Tahap Pelaksanaan Pembangunan
- Jenis Kegiatan
1) Bentuk Panitia : Panitia Pembangunan dibentuk pada tanggal, 09 Januari 2017
2) Usaha Dana : Panitia melakukan berbagai Usaha Dana, untuk menunjang
pembangunan, yaitu :
- Aksi Sumbangan Jemaat
- Aksi Pazar
- Usaha melalui surat Proposal
- Sumbangan/Bantuan Hasil Bumi/ Hewan
3) Klasifikasi : Pembagunan Fisik Ukuran 12 x 24 Meter
- Peletakan Batu : Rencananya pembangunan akan dimulai pada bulan april 2017
- Tempat : Ila - Maldoua
- Lama Kegiatan : Pembangunan Gereja Jemaat Elshaday, rencananya akan dibangun
dan dikerjakan selama 8 (Delapan) bulan mulai dari bulan Mei – November 2017
- Komposisi Panitia: (Terlampir Belakang pada SK)
Sebagaimana Komposisi Kepanitian pada lampiran Surat Keputusan Badan Pengurus Jemaat Elshaday Maldoua, Korupun Bahwa berdasarkan hasil Rapat Jemaat Elshaday Maldoua di Korupun yang dilaksanakan pada tanggal, 09 Januari 2017, telah mengangkat dan menetapkan Panitia Pembangunan Gereja Jemaat Elshaday adalah sebagai berikut :
- Ketua Umum : Menes Mirin
Wakil Ketua : Niyumut Nepsan
2. Sekretaris Umum : Wesley Mirin
3. Wakil Sekretaris : Pdt. Negeba Mirin
4. Bendahara Umum : Pdt. Werogeng Mirin
5. Wakil Bendahara : Wasega’ Dapl
6. Dan Dilengkapi dengan Koordinator Seksi – seksi
BAB. III
PROFILE JEMAAT DAN ORGANISASI KERJA
Profil Jemaat
Dalam sejarah Perkembangan Gereja InjiliDi Indonesia (GIDI), di suku kimyal didapati bahwa gerakan Misi dan pekabaran Injil diwilayah suku Kimyal tidak dapat dilepaskan dari peranan para Hamba-hamba Tuhan yang ada di Jemaat Elshaday Maldoua, kita dapat menemukan bagaimana Pdt. Siud Mirin, Mina Sub, Werogeng Mirin, Malok Sub, Sebyamda Mirin, Yugyugubeng Wahla, Dinggen Mirin, Yusep Mirin, Nenok Ossu, Yamnat Oumu, Sinut Dapla, Opet Oumu, Dombe Salla dipanggil kedalam lading misi sejak mereka masih kecil, mereka dipanggil Tuhan menjadi Murid-murid pertama yang dipilih dan dibaptis, Selanjutnya membuka pos pelayanan di seluruh wilayah suku kimyal dan mengutus mereka melayani Tuhan di daerah Klasis Yamin Rayon Korupun, Duram, Dagi, Deibula, Koubugdoua, Senayom, Megom, Birabug, Orisin, Eiyub,kwarangdoua, Monamna, Pohe, Bera, Uklun, Kwelamdoua dalam bersebar sampai seluruh wilayah suku Kimyal.
Hasil pelayanan tersebut hingga sekitar tahun 1972 -1974 mereka melakukan pelayanan hingga pada tahun 1977 semakin tambah pula penginjil-penginjil lokal yang dikirim dari Korupun sampai tersebar di seluruh wilayah suku kimyal dan membuka lapangan terbang di Dagi, dan Sela, lalu untuk menopang pelayanan dan penginjilan tersebut dapat membuka akses Komunikasi dan membangun Radio lalu perkembangan demi perkembangan mulai maju, maka sampai pada tahun 1979 telah mendirikan jemaat-jemaat lokal , dengan melihat perkembangan pelayanan yang semakin maju pesat dan berkembangn lebih cepat, maka mulai membuka kelas alkitab bahasa daerah, buta huruf dan Sekolah Alkitab Persiapan Philipus di Korupun dan mendatangkan jemaat lokal untuk belajar 3 tahun dan untuk menjadi hamba Tuhan didaerahnya masing-masing, Kelas Sekolah Alkitab Persiapan didirikan pada tahun 1985 dan mengirim para hamba-hamba Tuhan ke Mamit, Karubaga dan Burumi maupun Pyramid, semakin bertambah pula para pelayan dilingkungan wilayah suku kimyal dan Gereja semakin maju dan menjadi dewasa hingga pada tahun 1992 mengembangan pelayanan pada 25 Jemaat yang ditangani langsung oleh gembala daerah oleh Pdt. Siud Mirin yang membawahi wilayah pelayanan di Korupun, Dagi, Duram, Deibula, Sela dan kwelamdoua hingga pada tahun 1992, sedangkan pada tahun 1994 Secara resmi meresmikan Klasis Yamin , dan pada tahun 1999 Memberikan rekomendasikan Klasis untuk dimekarkan menjadi Klasis Moronggo melalui Wilayah tingkatan pelayanannya membawahi 4 Rayon yaitu; Sela, Megom, Orisin dan Kwelamdou sedangkan Klasis Induk (Yamin) mempunyai wilayah pelayanan pada Rayon Korupun yang membawahi 8 Jemaat, Rayon Duram yang membawahi 6 Jemaat, Rayon Dagi yang membawahi 5 Jemaat, dan Rayon Deibula yang membawahi 6 Jemaat, berdasarkan dengan kronologi perkembangan gereja Injili Di Indonesia di wilayah suku Kimyal, maka pelayanan pada tingkat Rayon Korupun juga semakin berkembangan dan maju dan frekuensi Jemaat semakin bertambah, maka kondisi ini dilaporkan dalam rapat-rapat BPH Klasis maupun rapat-rapat pimpinan gereja di Rayon Korupun untuk memberikan Rekomendasi agar dapat membentuk Jemaat Lokal dan usulan itu secara lisan telah disampaikan kepada pimpinan Klasis melalui Rapat BPL Klasis Yamin di Korupun pada tahun 1998, dan dalam rentang waktu yang cukup lama tersebut seluruh anggota Jemaat Elshaday Maldoua digerakan untuk mengadakan berbagai kegiatan fisik maupun mental, kegiatan fisik dimaksud adalah mengadakan berbagai usaha dana (Pazat) dimana usaha tersebut dapat mendukung rencana proses pembangunan gereja hingga membentuk panitia pembangunan pada tahun 1997-98, namun berbagai usaha kerja panitia tidak membuahkan hasil hingga semua kegiatan usahanya tidak , namun anggota jemaat trus berdoa dan memberi dukungan financial sebagai dana awal hingga dalam usahanya memakan waktu yang cukup lama hingga pada tahun 2001 membuka lokasi rencana pembangunan gereja sesuai dengan rekomendasi pembangunan Jemaat Elshaday Maldoua direspon pada tahun 2000, oleh BPH Klasis Yamin menjadi bakal jemaat yang sebelumnya bergabung dengan jemaat Induk yaitu; Imanuel Korupun, Pada tahun 2002 Secara resmi meletakan Fondasi yang diletakan oleh Alm. Drs.Roberth Wanimbo (Carateker Bupati Yahukimo 2002-2005, Jemaat ini dibangun dalam 2 tahun 2004-2005 dan Pada tahun tahun 2007 secara resmi meresmikan Jemaat Elshaday Maldoua menjadi Jemaat Devinitif, dengan meresmikannya gereja tersebut maka dapat mengangkat dan menetapkan pengurus jemaat secara langsung agar dapat menjalankan semua tingkatan pelayanan pada Jemaat Elshaday Maldoua dengan rasa bertanggung jawab atas dukungan dari seluruh anggota jemaat ,Jemaat Elshaday Maldoua membentuk badan pengurus pelayanan sebagai berikut :
- Gembala
- Wakil Gembala
- Ketua Majelis
- Sekretaris Jemaat
- Unsur Pemuda
- Unsur Kaum Wanita
- Unsur PI Jemaat
- Unsur Sekolah Minggu
- Unsur Anak dan Remaja
Setelah Gereja ini secara sah diresmikan oleh BPH Klasis Yamin Korupun menjadi Jemaat Definitif, maka seluruh program-program pelayanan dapat dijalankan pada setiap tingkatan, berbagai program pelayanan pastoral maupun pembinaan dan pelatihan ditingkat jemaat mencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut ; Seminar, Pernikahan, Pembaptisan, penyerahan anak, Ibadah gabungan, Ibadah sekolah minggu setiap hari minggu, Ibadah Kaum Wanita, Ibadah Kunjungan Keluarga, Rapat Tahunan Jemaat, latihan Musik, Paduan suara atau lomba Vokal Group di tingkat Rayon maupun ditingkat Klasis dapat didukung ole Jemaat Elshaday Maldoua maupun memberikan dukungan keuangan Klasis dan dapat mempertanggung jawabkan setiap bentuk pelayanan kepada BPH Klasis Yamin Korupun hingga saat ini menjadi jemaat yang mendukung pelayanan Klasis dan donator utama BPH Klasis Yamin.
Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Jemaat Maldoua adalah sebagai salah satu jemaat yang turut dapat memberikan dukungan financial bagi langkah geraknya pelayanan yang dilakukan oleh Badan Pekerja Harian (BPH) Klasis Yamin Korupun maupun turut memberikan kontribusi yang bersifat dukungan /sumbangan kepada Klasis untuk menopang BPH dalam hal beban kewajiban, selain itu sejak gereja ini didirikan dan diresmikan pada tahun 2007 hingga kini menjelang 11 tahun gereja ini berkembang maju dan membentuk kelompok pelayanan di Maldou asag (Wirignaas), Ila asag dan Kepna’ag sekarang menjadi salah satu jemaat devinitif yang dimekarkan oleh Jemaat Elshaday, gereja ini mulai semakin maju dalam semua pelayanan hingga Jemaat mengutus 3 orang belajar di STATKIN Sentani, yaitu Bapak Mokme Mirin (Ex STAKIN) Sai Mirin (STT-GIDI) dan Ebenus Salla(STT-GIDI) dan Satu orang lagi telah menyelesaikan pendidikan pada STT- GIDI,yaitu Bapak Ev. Meten Mirin,S.Th, Jemaat Elshaday Maldoua telah mempersiapkan sumber daya Manusia yang berkualitas di berbagai bidang yang turut mendukung pelayanan Jemaat, yaitu dibidang Pegawai Negeri Sipil, Swasta, Kesehatan, Badan Pengurus Wilayah maupun Sinode dan BPH Klasis dan Rayon atau Yayasan.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Jemaat Elshaday Maldoua Korupun dapat melipatkan seluruh Jemaat-jemaat yang ada di Rayon Korupun Klasis Yamin Korupun dan setiap tahun mengadakan berbagai kegiatan dan perlombaan yang sifatnya pembinaan dan pengkaderan dalam rangka menjalin kerjasama dengan Jemaat-jemaat lain yang ada di Rayon Korupun, selain itu turut ikut mendukung pelayanan yang dilakukan oleh jemaat lain maupun selang waktu 6 tahun Pelayanan Gereja Injili Di Indonesia Jemaat Elshaday Maldou menyelenggarakan berbagai program kerja dan pelayanan yang sifatnya mendukung program-program prioritas didalam mewujudkan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus dan panggilan Gereja ditengah Anggota Jemaat, maka dalam pengembangannya Gereja Injili Di Indonesia Jemaat Elshaday Maldoua menjadi Gereja yang Visionir dan Mandiri ikut mendukung Program Pelayanan
Klasis Yamin dalam rangka mewujudkan Visi 2025 adalah menjadikan semua Anggota Jemaat yang diberkati Tuhan dan menjadi Anak-anak Allah.
Untuk mencapai Visi 2025, maka sebuah harapan yang diperjuangan dalam Visi Gereja adalah mengadakan berbagai pelayanan pastoral yang memberi dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anggota jemaat yang adalah sebuah prinsip prioritas agar semua pelayanan dapat dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh anggota jemaat, mbahkan harapan kedepan adalah perlu melengkapi fasilitas atau sarana dan prasarana pelayanan yang memadai seperti; Aula Serba Guna, WC, Pengadaan Air Bersih, Rumah Pastoral, Koperasi Usaha Jemaat dan lain agar dengan usaha tersebut dapat menopang semua tingkatan pelayanan.
anggota Jemaat Elshaday maldoua saat ini 1000 Jiwa anggota Jemaat, Harapan dan Doa kami bahwa beberapa tahun kedepan jumlah anggota Jemaat bisah bertambah menjadi banyak, namun kami percaya bahwa semua adalah pekerjaan Roh Kudus, maka itu kami mohon dukungan doa, daya, dana dan upaya dalam rangka memajukkan Gereja ini semakin bertumbuh menjadi dewasa dan mengemban Visi Pelayanan Gereja yang Visionir menuju hari tuaian bersama sang Kristus sebagai kepala gereja, Selain itu sarana dan prasarana tempat ibadah menjadi sebuah pergumulan jemaat termasuk, melengkapi sarana pemujaan, peribadatan dan sembahyang termasuk Alat-alat Musik (Keyboar, Drum Band,Gitar), Sound System, Micks dan sarana penunjang pelayanan lain guna membantu menunjang pelayanan sampai ke semua tingkatan bisah tercapai sesuai hasil keputusan rapat tentang pembentukan kelas-kelas atau persekutuan – persekutuan hingga pelayanan Komsel dan lain perlu didukung oleh semua instrument pendukung pelayanan secara lengkap.
- Visi dan Misi
V i s i
Visi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), Jemaat Elshaday Maldoua Korupun adalah Menjadikan segala suku bangsa menjadi Murid Kristus sesuai dengan Amanat Agung Tuhan Yesus didalam Kisah Para Rasul 1 :8, yaitu bahwa “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi dan Matius 28:19-20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”
Misi
Untuk mencapai Visi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) tersebut diatas, maka Jemaat Elshaday Maldoua Korupun dapat melaksanakan berbagai Misi Pelayanan dalam bentuk implementasikan program kerja dan pelayanan, adapun Misi dimaksud adalah :
- Mengadakan berbagai program pelayanan pastoral yang bersifat rutin dan tetap.
- Mengadakan Perjamuan Kudus setiap satu kali sebulan
- Melaksanakan pembangunan Fisik Gedung Gereja (Tempat Ibadah)
- Membangun Kesekretariatan dan Pastori agar dapat menunjang Kegiatan Pelayanan
- Mengadakan Berbagai Kegiatan Doa
- Menyelenggarakan Kelas Baptisan
- Mengadakan Kegiatan Kerja Fisik sebagai upaya penggalangan Dana untuk kegiatan
- Mengadakan Ibadah Hari – hari besar Kristen atau Keagamaan (Natal, Paskah, Pentakosta, Hut GIDI, HUT Jemaat,dan lain-lain.
- Mengadakan Rapat Tahunan Jemaat satu tahun sekali untuk mengevaluasi pelayanan
- Goal/Target
Sebuah Goal atau target yang hendak diperjuangkan dalam pelayanan Gereje Injili Di Indonesia (GIDI), Jemaat Elshaday Maldoua adalah :
a) Gereja Injili di Indonesia, Jemaat Elshaday Maldoua menjadi Jemaat yang sah dan menjadi pusat pelayanan Gereja Injili Di Indonesia di Klasis Yamin dan Sekitarnya.
b) Mempunyai Fasilitas (Sarana & Prasarana) yang dapat memadai untuk mendukung berbagai program pelayanan Jemaat jadikan sebagai GIDI centre.
c) Menjadi gereja yang bertumbuh dewasa dan VisionirMemenangkan Jiwa menjadi anggota Gereja Injili Di Indonesia bagi Tuhan
d) Membangun sebuah sistem base data yang lengkap dan terstruktur, baik secara administrasi, Statistik, Tata kerja, maupun strategi pelayanan.
e) Menjadi Pusat Pelatihan dan Pengkaderan Anggota Jemaat menjadi Pemimpin di Gereja maupun Misi, dan Pelayanan Publik atau pemerintahan
f) Pusat Persekutuan Doa dan Pelayanan Konseling serta pusat pelayanan Misi.
- ORGANISASI KERJA KEPANITIAAN
Pembangunan Gedung Gereja Jemaat Elshaday Maldoua Korupun di laksanakan penuh bertanggung jawab dengan fungsi organisasi kerja kepanitiannya disusun berdasarkan fungsi kelembagaan organisasi dengan kewenangannya sebagai berikut :
- Penasihat ( Pengarah )
Adalah Badan Pengurus Harian Klasis Yamin yang turut dapat memberikan pembinaan dan pengarahan kepada Badan pengurus dan Panitia tentang rencana pembangunan meliputi :
- Memberikan nasihat dan motivasi terhadap rencana pembangunan Gedung Gereja Jemaat Elshaday Maldoua
- Memberikan dukungan dalam bentuk Doa maupun surat rekomendasi atas usulan rencana pembangunan Gereja
- Programe Organizer :
Adalah Badan pengurus sebagai penanggung jawab pembangunan kegiatannya meliputi :
- Membentuk Panitia Pembangunan
- Mengadakan konsultasi dan koordinasi dengan BPH Klasis, Gembala Daerah maupun seluruh anggota jemaat tentang dukungan bantuan dana (Pembiayaan/Sumbangan/Bantuan) sebagai upaya dukungan terhadap rencana persiapan dan pembangunan melalui dukungan Finansial,
- Membuat Rencana Program Kerja Pengurus
- Menyusun dan menyampaikan Laporan bertanggung jawaban
- Menetapkan perencanaan dan target pembangunan Gedug Ibadah (Gereja)
- Mengadakan Acara peresmian dan Pembukaan Gedung Gereja
- Organizing Committee ( Panitia Pembangunan )
Merupakan pelaksana kegiatan, dibentuk oleh Badan Pengurus Jemaat Elshaday maldoua Korupun dan memberi tanggung jawab secara penuh tentang rencana persiapan dan tahap pelaksanaan pembangunan hingga selesai dan akan bertanggung jawabkan kepada Badan Pengurus dan seluruh jemaat atas tugas kewenangan yang dipercayakannya menyangkut :
- Sebagai Pelaksana Pembangunan Fisik
- Dapat mempersiapkan semua persiapan mulai dari pengumpulan bahan-bahan bangunan, bahan mentah berupa (Papan, Batu maupun Pasir) hingga selesai
- Mengadakan koonsultasi dan koordinasi dengan pemerintah maupun sponsor tentang upaya dukungan finansial
- Mengadakan berbagai upaya penggalangan dana melalui distribusi proposal dan usaha lain
- Mengadakan sosialisasi kepada seluruh pengurus dan anggota jemaat tentang rencana pembangunan.
- Mengadakan pengawasan dan kontrol dalam setiap tahap pembangunan
- Evaluasi Pembangunan dan Laporan Bertanggung Jawaban Kepanitiaan
BAB. V
BAHAN –BAHAN BANGUNAN YANG DIBUTUHKAN
- Kebutuhan Bahan/Alat Bangunan
- Usulan Kebutuhan Alat-alat (Bahan) Bangunan
NO
URAIAN
NAMA BARANG
BNYKNY
KETERANGAN
Alat-alat /
Bahan Bangunan
- Semen @Rp.220..000/Sack
- Besi @Rp.300.000/
- Kaca @Rp.200.000/Buah
- Batu Teel @Rp.170.000/Karton
- Senk @Rp.100.000/Lembar
- Bahan Bakar @Rp.7.500/Liter
- Paku @Rp.300.000/Koli
- Cat Tembok @Rp.600.000
- Lampu @Rp.100.000/Set
100
100
60
100 Karton
600 Lembar
600 Liter
20
20
20
Alat Bangunan/
Bahan Mentah
- Pasir Kali@Rp.400.000
- Kayu @Rp.3.700.000/Qubik
- Tripleks @Rp.250.000/Lembar
200
50 Q
200
1 Set
Alat Kerja
1.Diesel @Rp.4.500 Volt/Set
2. Mesin Sekap@Rp.2.800.000
3. Mesin Potong @Rp.1.800.000
4. Mesin Potong Batu Teel@Rp.3.800.000
5. Alat-alat Kerja Bangunan Campuran
1
2 Set
1 Set
1 Set
Paket
1 Set
Tenaga Kerja
Biaya Tukang @Rp.100.000.000/Orang
2 Orang
- Kebutuhan Sarana Transportasi
NO
URAIAN
KEBUTUHAN
BNYKNY
KETERANGAN
Biaya Transportasi
Transportasi
- Dekai – Korupun @Rp.12.000.000/Flight
- Wamena - Korupun@Rp.12.000.000/Flight
1 Flight
1 Flight
-
-
Kebutuhan Belanja
Transportasi
- Sentani Korupun@Rp.26.000.000/Flight
2 Flight
-
- Kebutuhan Konsumsi
NO
URAIAN
NAMA BARANG
BNYKNY
KETERANGAN
Kebutuhan Konsumsi
- Biaya Beli Beras untuk Tukang @Rp.295.000..000/Sack
- Bama Campuuran @Rp.7.000.000
50 Sack
paket
Minuman
- Air Minum @Rp.300.000/Karton
2.Rokok @Rp.150.000/Slot
20 Karton
50 Dosck
Biaya Operasional
Dana Tak Terduga
-
- Kebutuhan Dokumen/Kesekretariatan
NO
URAIAN
NAMA BARANG
BNYKNY
KETERANGAN
Kebutuhan Fisik
Kesekretariatan
- Cable @Rp.500.000/Gulungan
- Kayu @Rp.4.000.000/Qubik
6 Sacks
1 Set
Kebutuhan Penunjang
Kerja Administrasi
- Komputer @Rp.6.500.000
- Printer @Rp.1.850.000
- Tinta Catridge Dua Warna@Rp.390.000/Tinta
- Alat-alat Kerja Sekretariat @Rp.2.000.000
- Camera Digital@Rp.7.000.000
1 Unit
1 Buah
2 Warna
Campuran
1 Set
Dokumen Bangunan
- Baliho Denah Bangunan@Rp.950.000/Baliho
- Baliho Kegiatan Pembangunan
@Rp.750.000/Baliho
5 Buah
1 Buah
BAB. VI
SUMBER DANA DAN REKAPITULASI PEMBIAYAAN
- Sumber Dana
Dalam rangka menunjang pembangunan fisik Gedung Gereja, maka dana yang dibutuhkan adalah bersumber dari :
1) Sumbangan Jemaat
2) Sumbangan Panitia
3) Usaha kerja panitia melalui penjualan hasil proposal
4) Bantuan dari Pemerintah
- Jenis Pembiayaan ( Rencana Pengeluaran )
Demi kelancaran menunjang kegiatan pembangunan fisik Gedung Gereja Jemaat Elshaday Maldoua, maka estimasi dana yang dibutuhkan untuk membiayai :
1) Bahan Mentah (Kayu, Pasir dan Batu)
2) Belanja Bahan bangunan:
3) Transportasi Pesawat (Dekai – Korupun ), Sentani – Korupun dan Wamena - Korupun
4)Tenaga Tukang dan Pembantu
5) Kekurangan Alat-alat Bangunan
6) Tenaga Angkutan Masyarakat
- Rekapitulasi Biaya
Berdasarkan hasil presentase rencana anggaran belanja kegiatan, maka panitia telah menyusun dalam bentuk rekapitulasi biaya :
1) Sumbangan Jemaat @Rp.10.000.000
2) Sumbangan Panitia sebesar Rp.20.000.000
3) Sumbangan/Bantuan Dari Pemerintah/Donatur sebesar
4) Kalkulasi Dana keseluruhan yang dibutuhkan sebesar Rp. 743.079.000
- Perincian Dana ( Biaya ) yang dibutuhkan
1) Biaya Transportasi
No
JENIS PEMBIAYAAN
BANYAKNYA
HARGA ( RUPIAH )
Biaya Pesawat Antar Bahan Bangunan Dekai – Korupun @Rp.12.000.000/Flight
5 Kali Fliht
60.000.000;
Jumlah Dana Yang dibutuhkan adalah
60.000.000;
2) Biaya Kesekretariatan Dan Dokumentasi
No
JENIS PEMBIAYAAN
BANYAKNYA
HARGA ( RUPIAH )
Pengadaan Proposal @ Rp.7000/rangkap
10 Buah
1.000.000;
Komputer @Rp.6.500.000/Unit
1 Unit
6 500.000;
Camera @Rp.3.000.000/Unit
1 Unit
3.000.000
Printer Canon Pixma MP 587 @Rp.1.879.000/Unit
1 Unit
1.879`000
Pengadaan Kertas A4 @Rp.100.000/Rim
5 Rim
500.000
Pengadaan Alat – alat Kerja Kesekretariatan@Rp.5.000.000
1 Paket
5.000.000
Jumlah Total Dana Yang Dibutuhkan adalah sebesar
17.379.000
3) Biaya Konsumsi
No
JENIS PEMBIAYAAN
BANYAKNYA
HARGA ( RUPIAH )
Beras Untuk Tukang Rp.500.000/Sack
20 Sack
10.000.000;
Supermi @ Rp.150.000/Karton x
50 Karton
7.500.000;
The @ Rp.60.000/ Bgks x 10
20 Bungkus
1.200.000
Kopi @ Rp.50.000/Bungkus x 10
20 Bungkus
1.000.000;
Gula Pasir 1 Kg @ Rp.200.000/ Bungkus x
5 Bungkus
1.000.000
Minyak Goreng @ Rp.1.000.000/Jergen x 5
5 Jerigen
5.000.000
J u m l a h Dana yang dibutuhkan adalah sebesar
25.700.000
4) Seksi Perlengkapan & Kerja Fisik
No
JENIS PEMBIAYAAN
BANYAKNYA
HARGA ( RUPIAH )
- Biaya Belanja Alat-alat (Bahan) Bangunan :
- Biaya Semen @Rp.220.000/Sack
- Biaya Besi 16,12 dan 8 :
- Besi 16@Rp.350.000/Batang
- Besi 12 @Rp.240.000/Batang
- Besi 8 @Rp.100.000/Batang
- Kawat Ikat@Rp.8.000.000
- Jumlah Besi yang Dibutuhkan adalah
- Biaya Kaca@Rp.200.000/Buah
- Batu Teel@Rp.150.000/Karton
- Senk Ukuran 4 Meter@Rp.200.000/Daun
- Bahan Bakar @Rp.7500/Liter
- Paku @Rp.300.000/Koli
- Cat Tembok @Rp.1.000.000/Kaleng Besar
- Kain Orden @Rp.1.000.000/Kain
- Lampu @Rp.100.000/Neon
- Biaya Pernis@Rp.800.000/Kaleng
- Cable Hitam – Merah@Rp.500.000/Gulungan
50 Sacks
-
50 Batang
50 Batang
100 Batang
3 Gulung
200 Batang
60 Buah
100 Karton
400 Lembar
600 Liter
10 Koli
10 Kaleng
20 /lembar
50
50
2 G
11.000.000
17.500.000
12.000.000
10.000.000
8.000.000
12.000.000
15.000.000
80.000.000
9.000.000
3.000.000
10.000.000
20.000.000
5.000.000
40.000.000
1.000.000
195.000.000
B.Biaya Kebutuhan Bahan Bangunan
(Bahan Mentah) :
- Biaya Pasir @Rp.1.000.000/Ret
- Biaya kayu @Rp.3.750.000/Qubik
- Biaya Tripleks @Rp.220.000/Lembar
50 Ret
5 Qubik
100 lembar
50.000.000
18.750.000
22.000.000
90.750.000
C.Biaya Kebutuhan Alat Kerja :
- Diesel 2800 Watch @Rp.4.500.000/Diesel
- Biaya Komputer @Rp.6.500.000/Unit
- Biaya Beli Sengsor Kayu@Rp.15.000.000/Hari
- Mesin Sekap@Rp.3.000.000
- Mesin Gergaji Potong@Rp.3.000.000/Unit
- Mesin Poor@Rp.3.000.000/Unit
1 Unit
1 Unit
4 Hari
1 Unit
1 Unit
1 Unit
4.500.000
6.500.000
20.000.000
3.000.000
3.000.000
3.000.000
40.000.000
D.Biaya Tenaga Kerja :
- Biaya Upah Kerja Tukang @Rp.100.000.000/T
3 Orang
300.000.000
300.000.000
5. E.Biaya Sewah Perlengkapan :
- Sewah Alat Pertukangan@Rp.5000/Kursi
- Sewah Tenda @Rp.1.000.000/Tenda
-
1
5.000.000
1.000.000
13 Buah
6.000.000
Jumlah Dana Yang dibutuhkan oleh Seksi Perlengkapan dan Kerja Fisik Pembangunan adalah
631.000.000
5) Seksi Doa
No
JENIS PEMBIAYAAN
BANYAKNYA
HARGA ( RUPIAH )
Biaya Kebutuhan Seksi Doa @Rp.1.000.000/Minggu
8 Bulan
1.000.000
Biaya Operasional Seksi Doa
8 Bulan
8.000.000
Jumlah Dana yang dibutuhkan Seksi Doa adalah
9.000.000
- Total Dana Yang Dibutuhkan
NO
JENIS PEMBIAYAAN PER - SEKSI
JUMLAH ( RUPIAH )
Seksi Transportasi
60.000.000
Seksi Perlengkapan& Kerja Pembangunan Fisik
631.000.000
Seksi Kesekretariatan & Dokumen
17.379.000
Seksi Konsumsi
25.700.000
Seksi Doa
9.000.000
Seksi Humas
5.000.000
Total Dana Yang Dibutuhkan adalah Sebesar Rp. 743.079.000
743.079.000
Terbilang : (Tujuh Ratus Empat Puluh Tiga Juta Tujuh Puluh Sembilan Ribu Rupiah)
BAB.VII
P E N U T U P
Demikian surat proposal permohonan bantuan dana (Biaya) Pembangunan Gedung Ibadah (Gereja) Jemaat Elshaday Maldoua Korupun dengan perincian dana yang kami butuhkan adalah sebesar Rp.743.079.000 Tujuh Ratus Empat Puluh Tiga Juta Tujuh Puluh Sembilan Ribu Rupiah). Demi pelaksanaannya panitia mengharapkan bantuan dan uluran tangan dari Bapak yang merupakan harapan dan pergumulan, kiranya Bapak dapat menjawab pergumulan kami dimaksud diatas.
Jika Bapak ingin mendukung kami, maka kami mohon konstribusi secara langsung menghubungi melalui Panitia pembangunan Gedung Gereja Jemaat Elshaday Maldoua Korupun dengan
Alamat Sekretariat :PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA JEMAAT ELSHADAY MALDOUA
Pos RBMU International Korupun, P.O. 240 Ila –Maldoua Korupun, Papua – INDONESIA 99601
Hp: 62 -082399267855 (Ketua), - 62 – 081288666355 (Sekretaris)
Alamat Correspondence :
Address 1 : P.O.Box 344, Dekai, Jl. Gunung Sekla, Dekai Kabupaten Yahukimo
Adrress 2 :Kompleks Eselon IV, Dekai, Yahukimo – Papua, INDONESIA
Ditetapkan di : Korupun
Pada Tanggal: 18 April 2017
Waktu : Pkl : 09.00-10.00
PANITIA PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA
JEMAAT ELSHADAY MALDOUA KORUPUN
Ketua Sekretaris
MENES MIRIN WESLEY C.MIRIN
BADAN PENGURUS
JEMAATELSHADAY MALDOUA KORUPUN
PDT. NEGEBA MIRIN
(Gembala Sidang)


